Postingan

Malesnya Sudah Level Dewa

Yah, gak tahu minggu ini gue merasa sangat males. Long Weekend yang seharusnya gue manfaatin buat sesuatu yang ada gunanya dan alhasil gak ada apa-apa yang gue perbuat selain nagkring di depan laptop. Dan sesuatu banget ketika yang seharusnya gue rajin untuk menghadapi UTS besok malah pengen males-malesan. lalu, siapa yang salah? laptop gue? buku gue? temen pesbuk gue? temen twitter gue? YA YANG JELAS GUE YANG SALAH. PUAS LO! yah, intinya gue pengen jujur bahwa gue lagi males, dan sekian dan terimakasih.

BEST FRIENDS Ketika di MTsN Model Padusunan Pariaman

Gambar
Malam ini gak tahu kenapa gue pengen cerita tentang sesuatu hal yang berbau dengan persahabatan. Yah, bisa disebut agak melow sih kalo harus menulis kayak gini. Rasanya ketika membahas persahabatan lebih deketnya sama hal yang berbau kecewe-cewean *ini bahasa apa ya?* tahulah ya kalo cewek sering melebih-lebihkan sesuatu sampai harus terharu lebay saat nonton film atau mewek gak jelas gitu deh. Tapi untuk malam ini semuanya bakalan gue hapus dari ingatan gue tentang persepsi itu, jadi gak ada salahnya gue cerita sedikit tentang persahabatan gue kan? *stop! Okeh, ceritanya gini. gue bakalan cerita tentang sahabat gue yang ketika masih lugu dulu deh atau lebih khususnya buat temen di Sekolah. Dulu tuh, maksudnya pertama kali masuk SMP tuh gue punya sahabat yang namanya Harry Asman . Sebenernya bukan waktu pertama masuk SMP juga sih, lebih dan sangat tepatnya gue kenal dia ketika kelas 2 SMP *maaf, MTs maksud gue*. Gue merasa udah pernah liat dia di sesuatu tempat yang awalnya...

Ujian Tengah Semester untuk Semester ini

Gambar
Sungguh sangat tidak terasa waktu memang cepat berlalu. Dan ternyata minggu ini sampai dengan minggu depan saya akan menghadapi UTS. Padahal rasanya baru kemaren memulai perkuliahan dan berada di Pariaman untuk mengisi liburan, tapi sekarang sudah ujian lagi. Jauh beda dengan semester awal yang rasanya waktu berjalan sangat lama, mungkin hal itu terjadi karena saat itu saya belum mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Tapi semester ini berasa sangat cepat karena saya sudah merasa sedikit betah disini dan tak terlalu merindukan kampung halaman. Pokoknya saat ini saya harus fokus ujian dan mendapatkan hasil yang lebih baik daripada semester kemaren.  yah, agak sedikit kurang puas dengan hasil IP tahun kemaren yang bisa dikatakan lumayan bagus tapi rasanya apa yang saya lakukan belumlah maksimal. sekarang saya hanya harus mengumpulkan semangat dan belajar rajin, walaupun akhirnya ini hanya sekedar sebatas niat. hahaha. saat menulis ini, saya sebenarnya sedang libur. ...

Keluarga Besar R4 TPB IPB

Gambar
Inilah keluarga besar kelas baru saya di IPB yaitu kelas R4 TPB IPB yang sebenarnya tidak cocok disebut dengan kelas baru karena saya telah bersama dengan mereka selama satu semester ini. Hmm...satu hal penting, foto ini diambil sehabis lomba senam antar kelas se TPB IPB.

Cerpen Islami (Masih belum punya judul)

Aroma fajar yang semakin menjauhkan indera gerakku yang masih tertabuh menikmati sepoi sisa shubuh. Aku kembali teringat satu kenangan indah semasa pertama melihat sosok yang menginspirasi itu. Sosok yang menjadikanku seperti sekarang ini. Sampai saat ini aku masih mengingatnya, aku terus menjadikannya motivasiku sampai detak jam yang terus berputar. Wanita itu...wanita berjilbab yang melantunkan ayat-ayat-Nya dengan merdu di balik ruangan itu. Saat itu hatiku berkata bahwa aku ingin menjadi seperti dirinya. Aku semakin terlarut dalam buaian shubuh ketika fajar mulai menampakan kilauannya dan aku melangkah hari ini dengan mengucapkan Bismillah .             Aktivitas yang kujalani hari ini akan kuserahkan hanya untuk beribadah kepadaNya, ketika kicauan burung di samping jendela mulai merayu-rayu indah di telingaku. Hari ini, hari pertamaku menjalani hari-hari sibukku setelah menjalani liburan indahku di negeri seberang. Susu pa...

Menulis Sepenggal Cerita Hidup yang Mengharukan

Menulis adalah separuh dari kehidupanku. aku mencoba menulis apa yang kulihat dan kudengar. aku menulis semua dan mencoba mengekpresikannya dalam bentuk tulisan-tulisan manja yang menoreh hatiku. hari itu aku melihat selembar kertas yang bergilir berpindah dari tangan ke tangan. di kelas ekonomi. yah, aku kembali mencoba menguatkan hati untuk mencoba kembali menulis. kembali menguatkan hati yang telah lama aku tinggalkan berdiam sepi di sudut ruang hati.  Entah apa yang aku pikirkan sampai aku mau kembali meminta sudut hati yang telah lama aku tinggalkan bertemankan sepi. Aku tuliskan nama dalam formulir itu untuk mengikuti lomba yang diadakan Ikatan Mahasiswa Muslim TPB IPB (IKMT). Dengan kekuatan hati, aku mengejar deadline 4 hari memulai menulis sajak-sajak dan cerita indah dari seorang wanita yang sangat memberikanku inspirasi. Wanita itu adalah Mardhiyan Novita MZ. seorang teman yang pernah kuceritakan dalam postingan sebelumnya. Wanita yang luar biasa. Aku memin...

Sajak-sajak kosongku

Gambar
Terik sinar mentari selalu bersinar seindah bayanganku menari disetiap langkah yang ingin kuselipkan doa-doa indah untuk hari ini. Bogor, hari ini tidak mau menangis lagi. Apakah karena jemuranku yang tak kunjung kering sehingga hawa panasnya mentari tak muncul hari ini? tentunya tidak. Seperti sajak yang ingin kuukir di atas batu sebagai hiasan keybord komputer ini, aku ingin mengungkapkan hari ini akan indah. Aku hanya ingin mencoba lebih baik, mencoba kembali bersajak seperti masa-masa laluku yang menawan hati. Dia membuatku kembali bersinar layaknya mentari hari ini. Dia inspirasiku, dia motivatorku, dia adalah yang ingin sekali aku lampaui. Ketika dia yang slalu mengabariku dengan sajak-sajak indahnya disetiap untaian tulisannya, selayak itu pula aku ingin mengabarkan bahwa aku juga ingin seperti dia. Aku akan mencoba menjadi seperti dirimu. Aku sellu membaca sajaknya. Aku selalu merindukan sajakmu setiap kali aku mencoba mengingatmu. Kali ini aku hanya ingin mengatakan...